Categories News

Adik Banting Kakak Kandungnya Hingga Tewas, Proses Hukum Diberhentikan

 

 

Punkinbooks.com – Kasus meninggalnya seorang remaja perempuan KSP (16) lantaran dibanting oleh adik kandungnya sendiri berinisial KP (14) tidak dilanjutkan ke proses hukum. Hal tersebut lantaran permintaan dari pihak keluarga.

“Sesaat setelah kejadian, keluarga berunding. Hingga dini hari akhirnya diputuskan agar perkara tidak dilanjutkan ke jalur hukum,” kata Kasatreskrim Polres Karawang AKP Maradona Armin Mappaseng.

Maradona mengungkapkan pihak keluarga telah melayangkan surat mengenai tidak dilanjutkannya kasus tersebut ke jalur hukum.

“Surat pernyataan untuk tidak dilanjutkan perkaranya ada,”  tutur Maradona.

Tidak hanya itu, keluarga juga tidak mau melakukan autopsi terhadap korban. Hal tersebut disampaikan lewat surat pernyataan yang dilayangkan pihak keluarga.

“Permintaan autopsi dari pihak keluarga menyatakan keberatan,” ungkapnya.

Kejadian miris tersebut terjadi di kediaman mereka yang berada di Perumahan CKM, Desa Bengle, Kecamatan Majalaya, Kabupaten Karawang, Jabar pada Kamis (24/5) malam. Kejadian tersebut bermula dari rasa kesal KP kepada ibunya lantaran tidak dipinjami sepeda motor.

Kekesalan KP diluapkan kepada kakaknya KSP yang tengah tidur si kamar. KP menendang, menjambak sampai akhirnya membanting kakaknya ketika KSP mencoba melawan.

Bantingan KP terhadap kakaknya menyebabkan kakaknya terjatuh dengan posisi kepala berada di bawah sehingga membentur lantai dan akhirnya KSP meninggal ketika dilarikan ke rumah sakit.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *